Pages

Subscribe:

Minggu, 19 Februari 2012

Perebutan Sepatu Emas Eropa: CR7 Menjauh dari Kejaran Messi dan RVP




Hat-trick Cristiano Ronaldo akhir pekan kemarin tak hanya mengantarkan Real Madrid membungkam Levante 4-2 serta menjauhi rival mereka, Barcelona 10 poin di puncak klasemen, namun juga berarti banyak dalam persaingan merebut gelar penyerang tersubur Eropa musim ini.

Penyerang flamboyan asal Portugal itu kini menjauhi rivalnya, Lionel Messi dari Barcelona dan penyerang Arsenal, Robin van Persie yang sama-sama gagal menyarangkan gol pekan ini, sementara satu saingan lainnya, penyerang klub Estonia, JK Trans Narva, Aleksandrs Cekulajevs sudah harus mengakhiri kompetisi domestiknya.

Sementara di tempat lain, Burak Yilmaz mencetak tambahan dua gol dalam kemenangan klubnya Trabzonspor 4-1 atas Gaziantepspor, dan membuat penyerang Turki itu kini mendekati torehan gol RVP - julukan Van Persie.

Keikutsertaan Seydou Doumbia di Piala Afrika bersama Pantai Gading membuat pencapaian penyerang CSKA Moscow itu disamai Mario Gomez dari Bayern Munich, sementara dua gol Wayne Rooney ke gawang Liverpool memastikan penyerang Manchester United itu merangsek ke daftar 10 besar pekan ini.

Rabu, 15 Februari 2012

PENOLAKAN MADRID ATAS JUVE TENTANG BENZEMA



BUSER NEWS - REAL MADRID

Tidak tanggung-tanggung  menolak mentah-mentah tawaran sebesar 30 juta euro (kisaran Rp.360 M) yang disodorkan Juve.
Presiden Real, Florentino Perez, diberitakan baru saja mengadakan pertemuan dengan utusan Juve hari ini. Namun, ia dikabarkan tak mau kehilangan striker yang sudah menyumbangkan 13 gol di la Liga dan 6 gol di Liga Champions tersebut.
La Gazzetta dello Sport mengklaim keputusan Perez tersebut tidak sependapat dengan Jose Mourinho, yang konon dikabarkan mengijinkan Benzema pergi.
Media Spanyol, Marca di awal bulan ini sempat memberitakan bahwa Benzema mulai jenuh bermain tidak tentu sebagai starter. Untuk itu ia mulai berpikir untuk pergi.
Dalam pertemuan itu, Juve juga mengajukan minat mereka untuk mendapatkan pemain Real asal Prancis lainnya, Lassana Diarra. Gelandang tersebut memang dimasukkan Mourinho dalam daftar jual musim panas ini. Akan tetapi belum ada kesepakatan harga dari kedua tim.

About Ibrahimovic



Perjalanan karir sepakbola Ibrahimovic menarik untuk disimak. Saat ini ia bergabung dengan AC Milan setelah hengkang dari Barca karena ketidakcocokan dengan Pep Guardiola, sang pelatih.

Sifat Ibra yang tempramen membuatnya sering berpindah-pindah klub. Di Camp Nou, Ibra hanya bertahan semusim saja. Semua kekecewaannya dan perjalanan karir sepakbolanya dituangkan dalam otobiografinya yang berjudul "I am Zlatan Ibrahimovic". Di dalam buku itu Ibra menuliskan tentang perseteruannya dengan Pep Guardiola dan menyebut Pep sebagai pengecut dan go to hell Pep. Xavi merasa kecewa dengan tulisan Ibra yang mendiskreditkan Pep Guardiola. Tapi Guardiola sendiri menanggapi dengan ucapan terima kasihnya kepada Ibra untuk segala yang diberikannya kepada tim saat di Barca dan Guardiola merasa tidak ada perseteruan dengan Ibra.

Lucunya, Wakil Presiden Rossoneri Adriano Galliani malah bersyukur karena perselisihan Ibra dan Pep. Kalau tidak berselisih dengan Pep mungkin sampai saat ini Ibra masih membela Barca. Galliani menilai Ibra pemain yang luar biasa dan memiliki kharisma juga teknik. Saat ini Galliani tidak takut dengan sifat tempramen Ibra karena selama ini ia tidak mempunyai masalah dengan striker berusia 30 tahun itu.

Sejarah Manis CR7


Cetak Gol ke-4000
Sejarah Manis CR7 di Bernabeu
Headline


Penyerang asal Portugal itu membawa 'Los Blancos' unggul 3-1 pada babak kedua lewat sepakan kerasnya dari jarak jauh yang menghunjam pojok kanan gawang Gustavo Munua, dalam laga yang berkesudahan 4-2 itu.

Selain membawa Madrid unggul 10 poin dari pesaing terdekatnya Barcelona, yang kalah dari Osasuna satu hari sebelumnya, gol CR7 itu ternyata menjadi sejarah di Bernabeu.

Gol fantastis itu adalah gol ke-4000 yang dicetak punggawa tuan rumah ke stadion yang dibuka sejak Desember 1947 itu. Selain itu, tiga gol Ronaldo pada pertandingan itu menandakan hatrik ke-13 di Madrid sejak hijrah dari Manchester United pada 2009 dengan status pemain termahal dunia.

Dengan hatrik tersebut, Ronaldo telah mencetak total 120 gol dari semua laga yang dia ikuti bersama Madrid sejak musim 2009/10. CR7 saat ini berada puncak klasemen La Liga dengan keunggulan satu gol atas striker Barcelona, Lionel Messi.

Sejarah Real Madrid C.F.


Real Madrid Club de Fútbol adalah sebuah klub sepak bola Spanyol yang merupakan tim tersukses di dunia pada abad ke-20 menurut Fédération Internationale de Football Association, diikuti AC Milan di posisi kedua. Didirikan pada 6 Maret 1902, Madrid bermain di Divisi Utama Liga Spanyol atau yang dikenal sebagai Primera División. Sejak kompetisi tersebut dimulai pada 1928, Madrid belum pernah didegradasikan ke divisi bawah. Klub ini aslinya bernama Madrid Club de Fútbol, namun diizinkan menggunakan gelar Real setelah Raja Alfonso XIII dari Spanyol memberikan izin resmi kepada klub tersebut pada Juni 1920. Berkas:Real crestds.png Madrid bermain dalam kostum putih-putih, sehingga dijuluki Los merengues (Tim putih). Kandangnya berada di Stadion Santiago Bernabeu yang berkapasitas 80.354 penonton.

Sejak beberapa tahun terakhir, Madrid dikenal sebagai tim yang gemar membeli pemain-pemain top dunia, dan oleh karena itu diberikan julukan baru Los Galácticos (tim galaksi). Namun ironisnya, meski bertabur pemain bintang, klub ini selalu menuai prestasi buruk dengan gagalnya meraih satupun gelar pada tahun 2008-2010. Bahkan Real Madrid sejak terakhir kali menjuarai Liga Champions pada tahun 2002, mereka hampir selalu hanya meraih hasil terbaik sampai Babak 16 besar Liga Champions

Sejarah

Klub Spanyol paling sukses ini boleh berbangga dengan berbagai gelar yang pernah diraihnya. Terbanyak menjuarai Primera Liga Spanyol, koleksi sembilan gelar Real Madrid di Liga Champions juga belum tertandingi klub manapun. Jika Madrid di era modern identik dengan Los Galacticos, klub ibukota Spanyol ini ternyata berdiri setelah terinspirasi kaum cendekiawan. Beberapa profesor dan mahasiswa asal Inggris memperkenalkan sepakbola dan Football Club Sky pun berdiri sebagai cikal bakal klub pada 1897. Tiga tahun berselang, klub terpecah menjadi Foot-Ball de Madrid dan Club Español de Madrid. Pada 1902, klub terakhir pecah lagi dan berdirilah Madrid Football Club, yang meraih gelar Copa del Rey 1905 dan turut mendirikan federasi sepakbola Spanyol pada 1909. Barulah pada 1920, klub menggunakan nama Real Madrid yang disematkan Raja Alfonso XIII.

Pada 1929, Madrid ikut memulai liga sepakbola Spanyol bersama sembilan klub lain. Hingga saat ini, bersama Barcelona dan Athletic Bilbao, Madrid menjadi klub yang tak pernah terdegradasi dari Primera Liga. Madrid memenangi gelar liga untuk kali pertama pada musim 1931/32. Pada periode ini, Madrid dipimpin presiden Santiago Bernabeu Yeste, yang membangun kembali stadion klub dan Ciudad Deportiva setelah rusak akibat Perang Saudara Spanyol. Awal 1953, Bernabeu mencetuskan ide menggunakan pemain berkelas dunia dari luar negeri. Penyerang kenamaan Argentina, Alfredo di Stefano, didatangkan. Sejarah pun mencatat kejayaan Madrid di Piala Champions sejak kali pertama digulirkan 1956. Madrid menjadi yang terbaik di Eropa selama lima edisi berturut-turut. Gelar keenam sukses diraih pada 1966.

Kejayaan juga terjadi di kancah domestik. Madrid tak tertahankan dengan menjuarai liga delapan kali pada periode 1960-an. Madrid mampu menjaga tradisi menjuarai liga pada setiap dasawarsa hingga terakhir kali melakukannya musim 2007/08. Pada 1980-an, bersama kuintet La Quinta del Buitre; yakni Emilio Butragueno, Manuel Sanchis, Martin Vazquez, Michel, dan Miguel Pardeza; Madrid lima kali berturut-turut menjuarai liga antara 1986 hingga 1990. Namun, mereka harus menunggu lama untuk melanjutkan kejayaan di Eropa. Baru pada 1997/98, 32 tahun setelah gelar terakhir, Madrid sukses menambah koleksi Liga Champions.

Pada dasawarsa 2000-an, kebijakan mengumpulkan pemain bintang, seperti yang pernah dilakukan Bernabeu, dilanjutkan presiden Florentino Perez. Pro dan kontra lahir, tapi Madrid tetap akan dikenal sebagai klub para pemain bintang.


Posisi Akhir Musim 2009/2010: Ke-2

Market Value: €358.100.000 (2009/2010)401.4(€juta)

Tahun Pertama Masuk Primera Liga: 1928/29

Jumlah Musim Di Primera Liga: 79


Kegiatan Transfer: (hingga 26 Mei 2010) Masuk: Kaka (dari AC Milan), Alvaro Negredo (Almeria), Ezequiel Garay (Racing Santander), Antonio Adan (Real Madrid B), Raul Albiol (Valencia), Cristiano Ronaldo (Manchester United), Karim Benzema (Olympique Lyon), Esteban Granero (Getafe), Alvaro Arbeloa (Liverpool), Xabi Alonso ([[Liverpool F.C]), Sergio Canales (Racing Santander), Mesut Özil (Werder Bremen), Sami Khedira (Stuttgart), Ricardo Carvalho (Chelsea FC), Emmanuel Adebayor (Manchester City).

Keluar: Fabio Cannavaro (ke Juventus), Julien Faubert (West Ham United), Jordi Codina (Getafe), Javi Garcia (Benfica), Javier Saviola (Benfica), Daniel Parejo (Getafe), Gabriel Heinze (Olympique Marseille), Michel Salgado (-), Klaas-Jan Huntelaar (AC Milan), Rafael Van der Vaart (Tottenham Hotspur)


Fédération Internationale de Football Association (FIFA) dan Majalah Forbes kembali melansir klub olahraga terkaya dunia untuk 2009/2010. Dari situ dapat ditarik daftar klub sepakbola terkaya di dunia, dan di luar dugaan Manchester United menyeruak ke posisi pertama setelah 5 tahun terakhir posisi itu dipegang oleh AC Milan (3thn 2004,2005,2006), Chelsea (1thn 2007), dan Real Madrid (1thn 2008)

Real Madrid masih menyandang status sebagai klub sepakbola memiliki pendapatan tertinggi di dunia selama lima tahun berturut-turut. Tidak itu saja. Madrid bahkan berhak dinobatkan sebagai klub olahraga terkaya di dunia dengan penghasilan €401 juta (£342 juta) dalam waktu satu tahun, demikian laporan Football Money League yang dilakukan oleh Deloitte, sebuahPerusahaan akutansi ternama, Senin (1/3).

Los Merengues mengungguli Barcelona dan Manchester United yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. Yang mengejutkan, Azulgrana menggeser posisi United yang tahun lalu menempati peringkat kedua. Kesuksesan dalam meraih enam gelar pada 2009 tampaknya menjadi penyebab naiknya perolehan pendapatan Barca.

Dalam laporan itu, 20 klub top dunia mengalami kenaikan penghasilan yang cukup signifikan pada musim 2008/09. Jika total, seluruh penghasilan mereka mencapai €3,9 milyar. Tapi, catatan total itu masih rendah bila dibandingkan tahun lalu. Laporan yang dipublikasikan Deloitte itu merupakan yang paling kontemporer untuk melihat bagaimana perkembangan keuangan masing-masing klub."Kenaikan 10 persen penghasilan Real Madrid menjadi €401 juta (£342 juta) itu memang tak terpengaruh dengan penampilan buruk mereka di kompetisi lokal dan Eropa. Pendapatan hak siar Madrid meningkat sangat drastis," ujar Dan Jones, perwakilan dari Divisi Bisnis Olahraga Deloitte.

Selain Barcelona yang mendongkrak perolehan meningkat €57 juta dibandingkan tahun lalu, tercatat Arsenal juga meningkat secara fantastis. The Gunners masuk dalam daftar lima besar menggeser Chelsea dengan pendapatan meningkat tujuh persen menjadi £224 juta (€263 juta). Liverpool, Tottenham Hotspur, Manchester City, dan Newcastle United melengkapi capaian klub-klub Inggris dalam 20 klub terkaya di dunia.

Prestasi

* Piala/Liga Champions: 9 (hasil dan finalis)
o 1955/56 4-3 vs. Stade de Reims-Champagne
o 1956/57 2-0 vs. A.C. Fiorentina
o 1957/58 3-2 vs. AC Milan
o 1958/59 2-0 vs. Stade de Reims-Champagne
o 1959/60 7-3 vs. Eintracht Frankfurt
o 1965/66 2-1 vs. Partizan Belgrade
o 1997/98 1-0 vs. Juventus
o 1999/00 3-0 vs. Valencia
o 2001/02 2-1 vs. Bayer 04 Leverkusen
* Piala Super Eropa: 1
o 2002

* Piala Interkontinental: 3
o 1960; 1998; 2002

* Piala UEFA: 2
o 1984/85; 1985/86

* Liga: 31
o 1931/32; 1932/33; 1953/54; 1954/55; 1956/57; 1957/58; 1960/61; 1961/62; 1962/63; 1963/64; 1964/65; 1966/67; 1967/68; 1968/69; 1971/72; 1974/75; 1975/76; 1977/78; 1978/79; 1979/80; 1985/86; 1986/87; 1987/88; 1988/89; 1989/90; 1994/95; 1996/97; 2000/01; 2002/03; 2006/07; 2007/08

* Copa del Rey: 17
o 1904/05; 1905/06; 1906/07; 1907/08; 1916/17; 1933/34; 1935/36; 1945/46; 1946/47; 1961/62; 1969/70; 1973/74; 1974/75; 1979/80; 1981/82; 1988/89; 1992/93

* Supercopa de España: 8
o 1988; 1989; 1990; 1993; 1997; 2001; 2003; 2008

* Kejuaraan Regional: 18
o 1903/04; 1904/05; 1905/06; 1906/07; 1907/08; 1912/13; 1915/16; 1916/17; 1917/18; 1919/20; 1921/22; 1922/23; 1923/24; 1925/26; 1926/27; 1928/29; 1929/30; 1930/31
* Copa de la Liga: 1
o 1984/85

Rabu, 08 Februari 2012

Awal terbentuknya Ac Milan



          
SEJARAH AC MILAN

Nama   Lengkap                              
Associazione Calcio Milan  1899 Sp
Julukan
Rossoneri (Merah-Hitam)
Il Diavolo Rosso (Setan Merah)
Il Casciavit
Didirikan
Stadion
Pemilik
Presiden
Mengalami kelowongan (Pelaksana harian diserahkan kepada Adriano Galliani
Manajer
Liga



                      Awal masa terbentuk

  • Saremo una squadra di diavoli. I nostri colori saranno il rosso come il fuoco e il nero come la paura che incuteremo agli avversari!
—Herbert Kilpin

                               Pemain legenda

AC Milan di akhir 80-an.
  • Mauro Tassoti, 
  • Paolo Maldini, 
  • Frank Rijkaard, 
  • Ruud Gullit, 
  • Marco van Basten, 
  • Andrea Pazzagli


         Daftar Pemain terkenal yang pernah dan masih bermain di Milan

                  Nomor yang dipensiunkan / diabadikan di Milan


No.
Nama Pemain
Posisi
Karir di Milan
Catatan
3
Paolo Maldini
Bek Tengah
1985 - 2009
Diaktifkan kembali untuk anak Paolo, Christian Maldini, bila sudah masuk tim inti Milan
6
Franco Baresi
sweeper
1977 - 1997

 









Peraih Ballon d'Or

Pelatih terkenal

  • Herbert Kilpin
    • Salah satu pendiri AC Milan sekaligus pelatih pertama Milan.
  • Carlo Ancelotti
    • Sumbangsihnya terhadap Milan adalah menyumbang 2 trofi Seri A dan 2 trofi Liga Champions sebagai pemain, serta 2 trofi Liga Champions dan 1 trofi Seri A sebagai pelatih.
  • Cesare Maldini
    • Sebagai pemain dia menyumbang 4 trofi Seri A dan 1 trofi Liga Champions.
  • Arrigo Sacchi
    • Pelatih yang membawa Milan mendapat predikat "The Dream Team", memenangkan 1 trofi Seri A, dan 2 trofi Liga Champions berturut-turut.
  • Fabio Capello
    • Suksesor dari Sacchi, di tangannya, Milan menjadi semakin gemilang. Menyumbangkan 4 trofi Seri A dan 1 trofi Liga Champions.
  • Vittorio Pozzo
    • Pelatih legendaris Italia, meski di masanya Milan tidak terlalu bersinar, Ia membuktikan diri bahwa dirinya adalah pelatih jenius dengan menemukan formasi Metodo (2-3-2-3), formasi yang menyeimbangkan antara serangan dan pertahanan.
  • Nils Liedholm
    • Melatih Milan selama 3 generasi (1963-1966, 1977-1979, dan 1984-1987), Liedholm menyumbangkan 4 trofi Seri A.
  • Leonardo de Araújo
    • Pelatih Milan pertama yang berasal dari Brazil.

PPrestasi

Bila dihitung berdasarkan total banyaknya gelar, maka Milan adalah salah satu klub tersukses di Italia, dengan total raihan gelar juara lebih dari 29 tropi dan menjadi terbanyak kedua setelah Juventus (40 tropi domestik)]. Milan juga menjadi salah satu klub tersukses di dunia bersama Boca Juniors, dengan rekor 14 trofi Eropa dan 4 trofi dunia. Milan juga mengenakan bintang tanda bahwa mereka memenangi lebih dari 10 gelar Seri A. Ditambah lagi, Milan juga memakai Lambang Penghargaan UEFA di seragam mereka karena memenangi lebih dari lima gelarLiga Champions



Kejuaraan Nasional


    Juara -17
1901; 1906; 1907; 1950-51; 1954-55; 1956-57; 1958-59; 1961-62; 1967-68; 1978-79; 1987-88; 1991-92; 1992-93; 1993-94; 1995-96; 1998-99; 2003-2004
           Runner-up
(14): 1902; 1947-48; 1949-50; 1951-52, 1955-56, 1960-61; 1964-65; 1968-69; 1970-71; 1971-72; 1972-1973; 1989-90; 1990-91; 2004-05

  Seri B
       Juara - 2
1980–81; 1982–83

·         Juara(5):
1966–67; 1971–72; 1972–73; 1976–77; 2002-03
·         Runner-up(7):
1941–42; 1967–68; 1970–71; 1974–75; 1984–85; 1989-90; 1997-98
·         Juara(5):
1988; 1992; 1993; 1994; 2004
·         Runner-up(3):
1996; 1999; 2003

Kejuaraan Eropa

·         Juara (7):
1962-63; 1968-69; 1988-89; 1989-90; 1993-94; 2002-03; 2006-07
·         Runner-up (4):
1957-58; 1992-93; 1994-95; 2004-05
·         Juara (5):
1989; 1990; 1994; 2003; 2007
·         Runner-up (2):
1973; 1993
·         Juara (2):
1967–68; 1972–73
·         Runner-up
(1): 1973–74

Kejuaraan Dunia

·         Juara (4):
1969; 1989; 1990; 2007
·         Runner-up (4):
1963; 1993; 1994; 2003

Kejuaraan lainnya

  • Piala Latin (Piala yang paling penting bagi klub-klub Eropa pada tahun 40-an dan 50-an. Diselenggarakan sejak 1949 hingga 1957 antara juara-juara Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol. Kejuaraan ini menghilang setelah dimulainya Piala Champions.):
·         Juara (3):
1951; 1956
·         Runner-up (1):
1953
·         Juara (1):
1981-82
·         Juara (1):
2009
·         Juara (2):
1988, 1990
·         Runner-up (1):
1999
·         Juara (11):
1992, 1993, 1994, 1996, 1997, 2002, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009

 

Daftar pelatih AC Milan

 Berikut ini adalah daftar pelatih Milan sepanjang sejarah.

Nama
Negara
Tahun

1900–1908
Daniele Angeloni

1906–1907
Komisi Teknik

1907–1910
Giovanni Camperio

1910–1911
Komisi Teknik

1911–1914
Guido Moda

1915–1922
Ferdi Oppenheim

1922–1924

1924–1926
Guido Moda

1926

1926–1928
Engelbert König

1928–1931
József Bánás

1931–1933

1933–1934

1934–1937

1937
Hermann Felsner
József Bánás

1937–1938

1938–1940
Guido Ara
Antonio Busini

1940–1941
Mario Magnozzi

1941–1943
Giuseppe Santagostino

1943–1945

1945–1946

1946–1949

1949–1952

1952

1952–1953

1953–1954
Antonio Busini

1954

1954–1956

1957–1960
Paolo Todeschini

1960–1961

1961–1963

1963–1964

1963–1966
Giovanni Cattozzo

1966
Arturo Silvestri

1966–1967

1966–1972

1973–1974

1974

Nama
Negara
Tahun

1974–1975

1975

1975-1976

1976
Giuseppe Marchioro

1976–1977

1977

1977–1979
Massimo Giacomini

1979–1981

1981

1981–1982

1982
Francesco Zagatti

1982
Ilario Castagner

1982–1984

1984

1984–1987

1987

1987–1991

1991–1996

1996

1996–1997

1997

1997–1998

1998–2001

2001

2001

2001–2009

2009—2010

2010—






Daftar presiden AC Milan

Milan memiliki bayak presiden sejak didirikan, beberapa dari mereka juga adalah pemilik klub dan presiden yang diistimewakan. Inilah daftar lengkapnya.


Nama
Tahun
1899–1909
1909
1909–1928
1928–1930
1930–1933
Luigi Ravasco
1933–1935
1935
1935–1936
1936–1939
1939–1940
1940–1944
1944–1945
Umberto Trabattoni
1945–1954
1954–1963
1963–1965

Nama
Tahun
1965–1966
1967–1971
Federico Sordillo
1971–1972
1972–1975
1975–1976
1976–1977
1977–1980
1980–1982
1982–1986
1986
1986–2004
Komisi Presidensial
2004–2006
Silvio Berlusconi
2006–2008
Mengalami kelowongan[24]
2008-

Daftar kapten AC Milan

Massimo Ambrosini, kapten Milan saat ini

Warna dan lambang Milan

Warna seragam kebanggaan Milan adalah merah-hitam,atau dalam bahasa Italia:Rossoneri, namun anehnya, di ajang final suatu kompetisi yang tidak memakai format kandang-tandang (contoh:Liga Champions) , Milan selalu memakai warna seragam putih. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan untuk Milan. Dengan enam kali menang dari delapan laga final Liga Champions berseragam putih (hanya kalah melawan Ajax pada 1995 dan Liverpool pada 2005) membuat tradisi ini semakin kukuh dipertahankan. Selain kedua seragam Milan (merah-hitam dan putih), Milan memiliki seragam ketiga (third kit) berwarna hitam dengan sentuhan garis merah di beberapa bagian. Namun, seragam ketiga ini sangat jarang digunakan.
Untuk "beberapa tahun" belakangan, lambang Milan memakai sentuhan bendera Milan (flag of Milan), yaitu lambang yang terlihat seperti lambang salib berwarna merah pada lambang Milan, yang aslinya adalah bendera dari Saint Ambrose. Panggilan Milan yang lainnya, Il Diavolo Rosso (setan merah) berasal dari lambang bintang yang dikenakan Milan di atas lambang klubnya. Bintang tersebut dikenakan Milan pada 1979 karena Milan sudah memenangkan lebih dari sepuluh gelar lokal (scudetto Seri A). Saat ini, lambang klub Milan adalah untuk dipersembahkan kepada bendera Comune di Milano, dengan singkatan ACM di atas dan tahun berdirinya 1899 di bawah.

 

 

Rekor statistik Milan


Paolo Maldini sampai sekarang mencetak rekor untuk total penampilan di Seri Auntuk Milan dengan total ± 1000 penampilan, dan 600 diantaranya diperoleh dari Seri A (14 Mei 2007, tidak termasuk pertandingan playoff). Selanjutnya ia dikenal sebagai pemain paling sering tampil di Seri A sepanjang masa.
Topskor Milan sepanjang sejarah dipegang oleh Gunnar Nordahl, yang mencetak 254 gol dalam 268 permainan. Andriy Shevchenko berada di urutan kedua dengan 243 gol dalam 298 permainan, dan pencetak gol tertinggi di skuad Milan saat ini adalah Filippo Inzaghi, dengan 101 gol dalam 220 permainan.
Milan memiliki rekor yang unik namun impresif, yaitu saat mengikuti musim1991/1992. Milan tidak pernah kalah dalam musim tersebut. Totalnya, Milan tidak pernah kalah dalam 58 pertandingan, dimulai dengan seri 0-0 melawan Parma saat26 Mei 1991 dan secara ironis diakhiri dengan kekalahan kandang 1-0 dengan Parma juga, 21 Maret1993. Rekor tidak terkalahkan ini merupakan rekor terpanjang ketiga di sepak bola Eropa, di bawah Steaua Bucharest dengan 104 pertandingan tanpa kekalahan dan Celtic dengan 68 pertandingan tanpa kekalahan.
Pada 2007, Milan bersama dengan Boca Juniors dari Argentina menyandang gelar klub dengan gelar internasional terbanyak versi FIFA. Kerena status ini, Milan sempat merajai peringkat klub sepak bola terhebat dunia pada kisaran 2007.
Stadion tim saat ini adalah Stadion Giuseppe Meazza yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama San Siro, karena berada di distrik San Siro. Stadion ini digunakan bersama dengan Internazionale, klub lain di Milan. Stadion ini dipakai ketika Seri A melaksanakan partai antara klub kota Milan,Derby della Madonnina (Ibu segala derby). Nama ini diberikan untuk penghormatan kepada patung bunda Maria yang berada di Milan (sering disebutMadonnina atau ibu), serta karena rivalitas keduanya yang sangat sengit karena keduanya sama-sama tim jajaran atas terhebat di Italia, atmosfer pertandingannya melebihi pertandigan derby manapun. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza, merupakan seorang pemain bintang bagi Inter (meski dia pernah membela Milan selama satu musim). Tetapi, di masa mendatang, ada wacana untuk memindahkan homebase Milan ke stadion baru, seperti yang diungkapkan wakil presiden Adriano Galliani pada tahun 2006.


 Himne Milan

AC Milan juga mempunyai himne yang biasa dinyanyikan pendukungnya saat Milan bertanding, berjudul "Milan, Milan!",diciptakan oleh Tony Renis pembuat lagu asal Italia Lirik lagu itu adalah:
Milan milan solo con te
Milan milan sempre per te
Camminiamo noi accanto ai nostri eroi
Sopra un campo verde sotto un cielo blu
Conquistate voi una stella in piã
A brillar per noi
E insieme cantiamo
Milan milan solo con te
Milan milan sempre per te
Oh... Una grande squadra
Sempre in festa olã¨
Oh...
E insieme cantiamo
Milan milan solo con te
Milan milan sempre per te
Con il milan nel cuore
Nel profondo dell'anima
Un vero amico sei
E insieme cantiamo
Milan milan solo con te
Milan milan sempre con te
Oh...
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu untuk Anda
Kami berjalan di samping pahlawan kita
Di lapangan hijau, di bawah langit biru
Anda memenangkan bintang utama
Bersinar untuk kita
Dan bersama-sama kami menyanyi
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu untuk Anda
Oh... Sebuah tim besar
Juga dalam perayaan
Oh...
Dan bersama-sama kami menyanyi
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu untuk Anda
Dengan AC Milan di hati
Di kedalaman jiwa
Seorang sahabat sejati Anda
Dan bersama-sama kami menyanyi
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu bersama Anda
Oh...

Iklan